Hotline : +62-21-4759234; +62-21-47881870; +62-21-22861770

PT. Amarta Multi Sinergy
Investment & Trade Consultant

Badan Usaha Jasa Konstruksi ASING (BUJKA)

Proyek infrastruktur yang lagi booming sekarang ini, Pemerintah pun memberikan kesempatan mudah untuk para investor asing yang ingin ikut serta dalam melakukan pembangunan di Indonesia. Kesempatan mudahnya adalah perusahaan asing yang ingin melakukan pekerjaan konstruksi di Indonesia TIDAK PERLU JOINT VENTURE dengan PT Lokal, boleh 100% milik perusahaan asing. *Syarat & Ketentuan Berlaku.


Syarat & Ketentuan yang dimaksud adalah perusahaan asing ini harus memiliki Sertifikat Badan Usaha yang diterbitkan oleh LPJK dan memiliki Izin Usaha Jasa Konstruksi yang di setarakan dan diterbitkan oleh BKPM.


Perusahaan asing yang mendapatkan Izin Usaha Jasa Konstruksi ini selanjutnya disebutBUJKA atau Badan Usaha Jasa Konstruksi Asing. Yaitu Badan Usaha yang didirikan menurut hukum dan berdomisili di negara asing, memiliki kantor perwakilan di Indonesia dan dipersamakan dengan badan hukum Perseroan Terbatas yang bergerak di bidang usaha jasa konstruksi.


Oleh karena itu BUJKA yang akan menjalankan kegiatan konstruksi di Indonesia sebelumnya harus memiliki Izin Perwakilan Badan Usaha. 




Pemberian Izin Perwakilan  Badan Usaha Jasa Konstruksi Asing diatur dalam

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum RI No. 10/PRT/M/2014


Izin perwakilan badan usaha jasa konstruksi asing tersebut dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).


Syarat utama untuk mendapatkan Izin Perwakilan Badan Usaha Jasa Konstruksi Asing atau Izin BUJKA adalah memiliki penyetaraan Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang dikeluarkan oleh LPJK Nasional.




Kualifikasi & Klasifikasi BUJKA



BUJKA dapat menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia sebagai :


KUALIFIKASI BUJKA adalah Kualifikasi BESAR

  1. BESAR 2 (B2) : Untuk Usaha Jasa Pelaksana Konstruksi dan Usaha Jasa Konstruksi TERINTEGRASI
  2. BESAR 1 (B1)  : Untuk Usaha Jasa Perencana Pengawas  Konstruksi


KLASIFIKASI USAHA untuk BUJKA adalah Tidak Terbatas, dengan syarat setiap klasifikasi usaha (bidang) yang diajukan sesuai dengan bidang pada SPK (Surat Pengalaman Kerja) dari negara asal. Setiap sub bidang harus memiliki pengalaman proyek dengan nilai min Rp. 83.33 Milyar.


Klasifikasi BUJKA sebagai Jasa Pelaksana
Konstruksi (KONTRAKTOR) :

Klasifikasi BUJKA sebagai Jasa Perencana
& Pengawas Konstruksi (KONSULTAN) :

Klasifikasi BUJKA sebagai Jasa Konstruksi Terintegrasi

1. Bangunan Gedung

2. Bangunan Sipil

3. Instalasi Mekanikal & Elektrikal

4. Jasa Pelaksana Lainnya

5. Jasa Pelaksana Spesialis

6. Pelaksana Keterampilan


Klasifikasi lengkap  Klik disini

1. Arsitektur

2. Perencana Rekayasa

3. Perencanaan Penataan Ruang

4. Pengawasan Arsitektur

5. Pengawasan Rekayasa

6. Pengawasan Tata Ruang

7. Konsultansi Spesialis

8. Konsultansi Lainnya


Klasifikasi lengkap   Klik disini

1. Infrastruktur Transportasi

2.  Konstruksi Prasarana dan Sarana Sumber            Daya Air, Penyaluran Air dan Pekerjaan                Sanitasi

3.  Konstruksi Manufaktur

4.  Konstruksi Fasilitas Minyak dan Gas

5.  Konstruksi Bangunan Gedung


Klasifikasi lengkap  Klik disini

BUJKA wajib mengadakan Ikatan Kerja Sama (Joint Operational - JO)

  •  BUJKA wajib membentuk ikatan kerjasama operasi dengan BUJK didasari pada prinsip-prinsip kesamaan layanan jasa konstruksi dan kesetaraan          kualifikasi jasa konstruksi. 

  • Ikatan kerjasama operasidimulai saat mengikuti proses pengadaaan, pelaksanaan, sampai dengan pengakhiran pekerjaan konstruksi.

  • Para pihak dalam ikatan kerjasama operasi secara bersama-sama dan secara sendiri-sendiri mempunyai tanggung jawab yang sama kepada                pengguna jasa. 

  • BUJK yang melakukan ikatan kerjasama operasi dengan BUJKA ini harus memiliki kriteria sbb :

         a. berbentuk Perseroan Terbatas; 

         b. kepemilikan saham 100% (seratus persen) oleh perorangan warga negara Indonesia, Negara Republik Indonesia, pemerintah daerah, BUMS,                BUMN, dan/atau BUMD; 

         c. memiliki SBU dengan kualifikasi usaha besar (B1); dan 

         d. memiliki Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) Nasional.



Ketentuan BUJKA Dalam Pengajuan Registrasi IUJK :

LEGALITAS 


BUJKA wajib melampirkan legalitas negara asal yang telah diterjemahkan oleh penterjemah yang disumpah, serta melampirkan legalitas hasil terjemahan tsb di legalisir oleh KEDUBES negara asal dan negara RI.



KANTOR PERWAKILAN DI INDONESIA


BUJKA wajib memiliki kantor perwakilan di Indonesia yang didaftarkan ke BKPM dengan pengeluaran Izin Kantor Perwakilan Asing  dengan syarat utama yaitu;


1).  Memiliki sertifikat badan usaha (SBU) atau sertifikat yang setara dari negara asal dan telah memiliki izin usaha jasa       konstruksi dengan kualifikasi besar.


2). Memiliki nilai kekayaan bersih yang dibuktikan dengan laporan keuangan dari akuntan publik dengan ketentuan             sebagai berikut;


Untuk bidang usaha jasa pelaksana konstruksi;

memiliki nilai kekayaan bersih diatas Rp. 50.000.000.000,- (limapuluh milyar).

Untuk bidang usaha jasa perencana dan pengawas konstruksi (konsultan);
         memiliki nilai kekayaan bersih diatas Rp. 500.000.000,- (limaratus juta rupiah)


3). Memiliki pengalaman melaksanakan pekerjaan untuk setiap sub klasifikasi yang diajukan sebagai berikut;


Untuk sub klsifikasi usaha jasa pelaksana konstruksi;

         memiliki pengalaman kerja dengan nilai proyek Rp. 83.33 milyar atau 
         total nilai komulatif paling sedikit Rp. 250 juta dalam waktu 10 tahun

Untuk sub klasifikasi usaha jasa perencana dan pengawas konstruksi;
harus memiliki pengalaman kerja dengan total nilai komulatif minimal Rp. 2,5 milyar dalam waktu 10 tahun


TENAGA AHLI 


Tenaga Ahli yang dibutuhkan oleh BUJKA adalah minimal 2 orang Tenaga Ahli per sub bidang yang diajukan dan  bersertifikat Keahlian atau SKA Ahli Madya yang masing-masing ditetapkan sebagai Penanggung Jawab Teknik (PJT) dan Penanggung Jawab Bidang (PJB).


Sertifikat Keahlian (SKA) berlaku selama 3 (tiga) tahun.


ASOSIASI PERUSAHAAN


BUJKA wajib masuk keanggotaan Asosiasi Perusahaan yang ter-Akreditasi LPJKN.

KTA Asosiasi yang dimiliki perusahaan berlaku selama 1 (satu) tahun berakhir per 31 Des setiap tahunnya.

SERTIFIKAT BADAN USAHA


BUJKA harus memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) hasil dari penyetaraan klasifikasi dan kualifikasi usaha jasa konstruksi.

SBU ini berlaku selama 3 (tiga) tahun.


Untuk informasi lengkap mengenai kriteria lain dan
persyaratan administrasi serta persyaratan khusus yang dibutuhkan,
silakan hubungi Sarah 0813-8000-1718 atau
Hotline kami di +62-21-4759234 ; +62-21-47881870 (staff Marketing : Fitri, Rumi & Elin)